Kisah Samar, mahasiswa UMP Palestina yang rumahnya menjadi sasaran serangan Israel

Berita13 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Samar TM Alhaj patah hati setiap kali melihat berita penyerangan Israel ke tanah airnya. Palestina. Mahasiswa Fakultas Manajemen Universitas Purvokerto Muhammadiya (UMP) harus bersemangat untuk melanjutkan pendidikannya meskipun menghadapi banyak tantangan dari Gaza, termasuk perang yang sedang berlangsung di Palestina.

Sejak 7 Oktober, Gaza menjadi sasaran serangan Israel. Rumah, gedung, sekolah, universitas, rumah sakit dan masjid hancur. Situasi ini membuat masyarakat Gaza kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya, mulai dari air, listrik, komunikasi, dan pangan.

“Seperti yang Anda lihat di media, apa yang terjadi di negara saya sekarang, perang telah terjadi di Gaza sejak 7 Oktober. “Masyarakat di sana menderita karena tidak ada tempat yang aman, mereka menghancurkan rumah, gedung, sekolah, universitas, rumah sakit, dan masjid,” kata Samar seperti dikutip situs UMP, Rabu, 8 November 2023.

Hatinya semakin sakit ketika melihat sesama warga Palestina menderita dan kehilangan nyawa. Pada tanggal 22 Oktober, tragedi menimpa keluarganya ketika rumah orang tuanya menjadi sasaran. Ibu dan empat keponakannya terluka.

Jauh di Indonesia, Samar sangat khawatir akan keselamatan keluarganya. “Setiap kali saya membuka media sosial, hati saya hancur melihat kematian orang-orang saya. “Untuk situasi keluarga saya, pada tanggal 22 Oktober, rumah orang tua saya menjadi sasaran, ibu dan 4 keponakan saya terluka.

Periklanan

Meski demikian, Samar bersyukur bisa menjadi bagian dari UMP. Ia bersyukur atas dukungan yang diterimanya dari berbagai pihak, termasuk rektor dan komunitas internasional kampus.

Samar pun mengucapkan terima kasih kepada teman-teman asramanya yang selalu mendukungnya sejak hari pertama pemberitaan duka tentang keluarganya. “Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman asrama saya yang telah mendampingi saya sejak saya mendapat kabar tersebut dan terus menghubungi saya sejak hari pertama. Terima kasih banyak atas semua bantuan dan dukungan yang telah Anda berikan kepada saya. “Saya akan selalu bersyukur atas semua yang telah dilakukan untuk saya,” ujarnya.

Baca Juga  AMI Awards 2023 mempersembahkan piala berlian untuk 5 kategori khusus

Pilihan Redaksi: Dapat Beasiswa Penuh, 22 Mahasiswa Asal Palestina Kuliah di Universitas Pertahanan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *